Tuhan inikah jalan takdirku yang telah kau gariskan? Begitu rumit dan sulit untuk ku pahami Tuhan. Tak bisakah kau ubah sedikit jalanku? Atau kau putar waktu ke masa lalu? Ke dunia ku yang dulu? Ini semua terasa begitu aneh. Aku tak seperti ada dalam duniaku. Dia begitu jauh membawaku pergi dari-Mu dan keluargaku. Aku ingin keluar, aku ingin pergi dan tak lagi ada dalam kesalahan Tuhan.
Ibu ku sayang, Ibu ku tercinta. Dia adalah salah satu dari hamba-Mu yang paling mulia untukku Tuhan. Pantaskah aku menjadi anaknya? Pantaskah aku menjadi kebanggaannya? Seringkali aku menyakitinya Tuhan, aku mengecewakannya. Tak jarang airmatanya jatuh hanya karena ku. Pantaskah aku mendapatkan maaf darinya? Masih bisakah aku melihat surga di telapak kakinya? Tuhan, aku beruntung mempunyai Ibu seperti dia. Tapi aku menyesal Tuhan, aku tak bisa menjadi apa yang diinginkannya, aku menyesal telah melukai hati kecilnya. aku telah menorehkan luka di batinnya, aku pun telah membuat mata indahnya itu berair Tuhan. Walau begitu tak sedikitpun ia membenci ku Tuhan. Dosa, berdosalah aku.
Dalam tangis penyesalanku, aku hanya ingin meminta pada-Mu Tuhan, jagalah ia. Jagalah Ibu ku dari segala marabahaya yang ada, dari segala kesedihan hatinya. Terlalu sering aku membuatnya terluka. Sekarang aku mohon pada-Mu Tuhan, izinkan aku balut lukanya itu dengan sebuah kebahagiaan. Izinkan aku mengusap airmatanya itu dengan perubahan yang ia inginkan. Bukankah semua belum terlambat Tuhan? Aku ingin menciptakan sebuah pelangi setelah hujan kemarin sebagai hadiah terindah untuk Ibu ku Tuhan. Aku mencintainya, aku menyayanginya. Tak ada siapapun yang lebih hebat darinya. Buat dia selalu bahagia Tuhan. Jangan biarkan suara indahnya bergetar karena tangis. Aku tak ingin lagi melukainya Tuhan.
Andaikan semua bisa berubah. Andaikan ini hanya sebuah mimpi. Bangunkan aku dari tidur ku Tuhan. Sadarkan aku, pulangkan aku ke dunia nyataku yang akan ku lukiskan kebahagiaan di dalamnya. Bersama Ibu ku, bersama orang-orang yang menyayangiku, dan bersama orang-orang yang aku sayangi.
Untuk ibu ku sayang, hanya maaf yang bisa aku ungkapkan. Tapi ku janji untuk merubah semuanya, aku pulang. Aku kembali dari mimpi burukku. Akan ku lukiskan pelangi indah untuk mu Ibu. Untuk kebahagiaanmu yang pernah aku curi.